Apa itu Analisis Jabatan? Pengertian, Fungsi, dan Tanggungjawab

by -372 views
analisis jabatan

Agar bisa mendapatkan perangkat kerja atau karyawan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan, analisis jabatan diperlukan. Lantas, apa yang dimaksud dengan analisis jabatan itu sendiri?

Mengenai informasi tentang analisis jabatan termasuk pengertiannya, fungsi dan tanggung jawabnya apa saja akan kami ulas dalam informasi berikut ini. Let’s check these out!

Pengertian Analisis Jabatan

Apa yang dimaksud analisis jabatan?

Analisis jabatan merupakan suatu proses penilaian terhadap posisi pekerjaan tertentu guna menentukan keterampilan dan juga kompetensi yang dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan tertentu, mempersiapkan kondisi kerja sehingga dampak positif sesuai yang diharapkan perusahaan dapat terwujud.

Hasil analisis jabatan tersebut akan digunakan untuk menyusun deskripsi jabatan. Biasanya tugas ini diambil oleh seorang HRD.

Fungsi Analisis Jabatan

Analisis jabatan perlu dilakukan sebuah perusahaan untuk beberapa hal berikut ini, di antaranya :

1. Mendukung proses recruitment dan seleksi karyawan baru

Setiap perusahaan pasti butuh karyawan baru dari waktu ke waktu. Dengan adanya analisis jabatan, diharapkan perusahaan dapat menerapkan sistem recruitment dan seleksi karyawan yang efektif, efisien dan pastinya mendapatkan kualifikasi karyawan yang sesuai kebutuhan perusahaan.

Umumnya, yang akan dilihat adalah pengalaman kerja, latar belakang pendidikan, kemampuan dan skillnya yang bisa berkontribusi pada perusahaan sesuai yang dibutuhkan.

2. Mendukung program pelatihan dan pengembangan karyawan

Pelatihan dan pengembangan karyawan juga menjadi salah satu fungsi dari kegiatan analisis jabatan yang dilakukan.

Anda yang memiliki tugas sebagai analis harus menyiapkan program pelatihan dan pengembangan karyawan. Setelah program berlangsung harus melakukan evaluasi terhadap kekurangan program tersebut agar di kemudian hari bisa dilakukan perbaikan.

Ada beberapa program pelatihan dan pengembangan karyawan, apa saja? Baca : Supaya Tidak Bingung, Ada 4 Jenis Program Pelatihan dan Pengembangan Karyawan

Baca juga : Tingkatkan Kualitas Karyawan, 5 Manfaat Pelatihan dan Pengembangan SDM Internasional

3. Menganalisis performa karyawan

Analisis performa karyawan dilakukan dengan memeriksa apakah karyawan sudah memenuhi beban kerjanya atau belum. Hasil dari analisis tersebut yang nantinya akan menjadi suatu dasar untuk menentukan standar performa kerja, kriteria evaluasi sampai dengan memberikan output dari setiap individu karyawan.

4. Menentukan kompensasi karyawan

Setiap perusahaan pasti akan memberikan kompensasi berupa gaji setelah karyawan melakukan tugasnya dengan baik. Nah, analisis jabatan ini diperlukan untuk mencari tahu apa saja tugas karyawan di suatu posisi jabatan dan memberikan kompensasi yang tepa tatas kinerjanya tersebut.

Tak hanya menentukan kompensasi berupa gaji pokok saja melainkan juga menentukan berbagai tunjangan lainnya termasuk bonus yang bisa didapatkan.

5. Merancang jobdesk atau tugas kerja

Jobdesc (job description) perlu diberikan untuk setiap posisi pekerjaan agar karyawan yang menempati posisi pekerjaan tersebut bisa tahu apa saja yang harus dilakukan setiap harinya. Jobdesc juga dirancang untuk meminimalisir tingkat kecerobohan dan rasa malas karyawan untuk menunda pekerjaannya.

Adanya rancangan tersebut juga sangat berguna untuk mengoptimalkan kinerja karyawan baik untuk pekerjaan baru yang harus dilakukan, pekerjaan berulang, pekerjaan yang dievaluasi dan sebagainya. Dengan begitu perusahaan bisa mendapatkan timbal balik sesuai dengan kompensasi yang sudah diberikan untuk setiap karyawan yang menempati suatu posisi atau jabatan.

Tanggungjawab Analisis Jabatan

Kalau bicara tentang tanggung jawab analisis jabatan berarti bicara tentang pihak atau staff di perusahaan yang memegang peran untuk menganalisis jabatan potensial dan diperlukan bagi perusahaan tersebut.

Siapakah staff atau pihak yang memegang peran tersebut?

Staff atau pihak yang memegang tanggungjawab analisis jabatan adalah HRD (Human Research Development). Tugas dan tanggungjawabnya sebagai berikut :

  • Menyelenggarakan program recruitment dan seleksi karyawan baru
  • Menyeleksi karyawan baru
  • Mengoordinasi training karyawan
  • Menghimpun administrasi data karyawan termasuk absensi
  • Berkoordinasi tentang gaji karyawan bersama staff akuntansi
  • Mengevaluasi kinerja karyawan
  • Memberikan punishment dan rekomendasi reward untuk karyawan

Ingin menjadi seorang HRD? Baca : Skill Profesional yang Wajib Dimiliki HRD, Sudahkah Anda Memilikinya?

Jadi itulah sedikit definisi dari analisis jabatan dan tugas serta fungsinya yang sangat penting demi mendorong kemajuan dan perkembangan perusahaan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *