Koleksi Pertanyaan Tentang Pelatihan dan Pengembangan SDM, Yang Paling Banyak Dicari!

by -23,200 views
pertanyaan tentang pelatihan dan pengembangan sdm

Berikut ini adalah beberapa koleksi pertanyaan tentang pelatihan dan pengembangan sdm yang cukup umum dicari dan juga ditanyakan. Pertanyaan seperti ini, lebih banyak digunakan, dalam rangka menyusun program penerapan pelatihan dan pengembangan SDM itu sendiri. Dengan tujuan, agar karyawan kelak mampu memberikan kompetensi dan kontribusi yang lebih baik, untuk perusahaan kelak.

Pengertian pelatihan dan pengembangan karyawan

Salah satu pertanyaan tentang pelatihan dan pengembangan SDM yang paling banyak ditanyakan pertama kali adalah pengertian dari pelatihan dan pengembangan karyawan atau SDM itu sendiri. Adapun pengertian secara umum adalah sebuah kegiatan yang memberikan manfaat bagi para karyawan atau SDM, untuk meningkatkan kapasitas dirinya, agar memiliki sumber daya yang berkualitas, baik dari sisi pengetahuan, keterampilan kerja, dan profesionalisme, agar dapat membantu mencapai aneka tujuan perusahaan dengan baik.

Tapi jika dilihat lebih detail, walaupun keduanya sama-sama diterapkan pada karyawan. Tapi pada teknik penerapan dan fungsinya berbeda. Untuk pelatihan pelatihan SDM atau karyawan, lebih difokuskan untuk meningkatkan penguasaan keahlian para karyawan, atas jenis pekerjaan tertentu, yang dilakukannya saat ini. Misalnya saja pelatihan untuk training komunikasi, pelatihan presentasi dan yang lainnya.

Sedangkan untuk pengembangan karyawan sendiri, lebih untuk mempersiapkan diri karyawan atau SDM, agar lebih menguasai keahlian barunya. Karena kelak, dirinya yang akan memegang pekerjaan berbeda dan, pastinya akan menuntut tanggung jawab yang lebih besar.

Jenis-jenis pelatihan dan pengembangan SDM

Adapun jenis jenis pelatihan dan pengembangan sdm cukup beragam, hal tersebut dilakukan untuk memberikan kesempatan bagi beberapa pihak untuk memperoleh pengetahuan dan pengalaman, dalam melakukan tugas dan pekerjaannya masing-masing, secara lebih baik. Berikut ini adalah beberapa jenis dan juga contoh program pelatihan dan pengembangan karyawan itu sendiri, antara lain :

  • Ini adalah program pelatihan dan juga pengembangan yang khusus untuk menyambut para karyawan baru. Biasanya program pelatihan tersebut, dilakukan untuk memperkenalkan struktur organisasi, tujuan perusahaan, prosedur, proses, aturan dan yang lainnya dari perusahaan itu sendiri.
  • Manajemen resiko. Pelatihan jenis ini dirancang untuk mengurangi risiko atau juga mengimplementasikan proses manajemen risiko. Yang di dalamnya berisi tentang aneka macam poin, keselamatan kerja, kepatuhan dan juga keamanan informasi. Adapun contohnya adalah dengan mengikuti program pelatihan K3.
  • Manajemen keahlian. Adapun pelatihan dan pengembangan kali ini, dilakukan untuk memantau aneka talenta penting yang ada di dalam perusahaan, dan masuk ke dalam sebuah tim kerja yang tepat.
  • Perencanaan karir. Dimaksudkan untuk memberikan pelatihan dan mengembangkan minat dan ambisi, dari masing-masing individu, dalam meningkatkankah kepuasan kerja.
  • Manajemen pengetahuan. Tujuannya adalah untuk mengembangkan, memanfaatkan, mempertahankan, dan juga melakukan transfer pengetahuan dari karyawan senior ke junior.
  • Seperti namanya, maka program ini dilakukan untuk memberikan kesempatan dan pengalaman, yang baik untuk karier dari para SDM tersebut. Biasanya pihak perusahaan akan memberikan tugas yang lebih kreatif, dan berbeda, dibandingkan tugas biasanya.
  • Jenis pelatihan dan pengebangan berikut ini, tidak lain adalah memberikan pelatihan internal, atau juga mengirimkan karyawan untuk mengikuti pelatihan di luar perusahaan. Yang disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan perusahaan, dan pastinya tujuan dari karier karyawan itu sendiri.

Bentuk teknik pelatihan dan pengembangan SDM

Adapun pertanyaan mengenai pelatihan dan pengembangan sdm lain yang juga cukup umum ditanyakan adalah tentang apa saja bentuk teknik pelatihan yang biasanya dilakukan. Setidaknya ada 4 macam metode yang cukup umum dilakukan untuk membantu meningkatkan keterampilan dan pengetahuan akan suatu pekerjaan tertentu, antara lain :

  1. Pelatihan di tempat kerja. Adapun program pelatihan dan materi tentang pelatihan dan pengembangan sdm ini sendiri tidak diberikan di kelas, melainkan langsung terjun pada pekerjaan yang dilakukan, dan diawasi langsung oleh pihak penatar, atau guru yang memang diberikan secara khusus.
  2. Sekolah Vestibule. Tidak lain adalah sebuah sekolah yang khusus untuk membantu dan memberikan materi tertentu secara khusus, yang tidak bisa diberikan oleh perusahaan secara langsung.
  3. Program magang. Dimana program ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan yang lebih tinggi, dibandingkan dengan pelatihan yang diberikan di tempat kerja. Adapun contoh program pelatihan dan pengembangan sdm seperti ini, biasanya dilakukan oleh perusahaan cabang ke perusahaan utama.
  4. Kursus khusus. Biasanya diberikan untuk memberikan pengetahuan secara khusus, mulai dari buku teks, dan langsung dipraktekan. Misalnya saja belajar mesin jenis tertentu, dan yang lainnya.

Tujuan dan pentingnya pelatihan dan pengembangan SDM

Berikutnya adalah tentang tujuan dari pengembangan karyawan itu sendiri. Untuk tujuannya sendiri, sebenarnya tidak hanya untuk meningkatkan produktivitas dari para karyawan dan juga efisiensi dari para karyawan itu sendiri. Namun masih ada beberapa tujuan lain, dari pelatihan tersebut, antara lain:

  1. Meningkatkan produktivitas

Salah satu cara untuk meningkatkan produktivitas perusahaan sendiri adalah dengan memanfaatkan teknologi yang ada. Dengan perkembangan teknologi yang cepat, sudah pasti para karyawan dituntut untuk lebih mampu menguasai aneka teknologi yang akan digunakan tersebut.

Hasilnya para karyawan jadi lebih ahli dalam pekerjaan yang dilakukan. Serta membuat dirinya mampu menyelesaikan pekerjaan secara efektif dan efisien.

  1. Mengurangi waktu belajar karyawan

Pastinya dengan mengikuti program pendidikan pelatihan dan pengembangan sdm secara rutin, pastinya mampu meningkatkan kemampuan para karyawan secara bertahap, namun terbilang lebih cepat, dibanding ketika harus mempelajarinya sendiri.

Semakin cepat pihak SDM menguasai hal-hal yang terbilang baru, maka semakin besar pula kesempatan pada pihak perusahaan jadi yang terdepan, dibanding pesaing lainnya.

  1. Meningkatkan retensi karyawan

Dibanding merekrut karyawan / SDM baru, memberikan pelatihan dan pengembangan kemampuan pada karyawan lama, terbilang lebih efektif dan lebih cepat. Walaupun sama-sama mengeluarkan biaya, namun dengan memberikan pelatihan dan pengembangan pada karyawan lama, terbilang lebih hemat. Bisa dibilang ini adalah salah satu alasan pentingnya pelatihan dan pengembangan sdm tersebut dilakukan.

Walau memang mencari SDM baru juga terbilang penting, terutama jika karyawan lama, sudah mendekati masa pensiun, sebagai proses regenerasi SDM.

  1. Transfer keahlian dan kaderisasi

Selain itu, keuntungan dan juga tujuan lain dari diadakannya pelatihan dan pengembangan karyawan tersebut adalah, untuk memberikan kesempatan bagi para karyawan senior, guna memberikan aneka macam ilmu, keterampilan dan hal lainnya yang berkaitan dengan pekerjaan pada para juniornya.

Ini juga salah satu tujuan, untuk menjaga stabilitas kemampuan para karyawan untuk menjalankan tugas, dan agar mampu bersaing dengan para perusahaan kompetitor.

Berapa lama jangka waktu pelatihan tersebut

Lalu yang jadi pertanyaan tentang pelatihan dan pengembangan karyawan berikutnya adalah, berapa lama jangka waktu pelatihan tersebut.

Untuk pengembangan SDM sendiri, biasanya akan dilakukan secara berkelanjutan, terutama selama pihak karyawan tersebut, masih bekerja di perusahaan tersebut. Sedangkan untuk program pelatihan SDM sendiri, biasanya akan dilakukan selama 3 hingga 6 bulan, atau bahkan lebih, tergantung dari materi dan kemampuan spesifik yang ingin dicapai.

Demikianlah beberapa pertanyaan tentang pelatihan dan pengembangan sdm yang terbilang cukup sering ditanyakan, ketika membuat proposal, atau juga program peningkatan kualitas dari para karyawan selaku SDM penting dari perusahaan itu sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *