Proses Pelatihan dan Pengembangan Karyawan

by -756 views
proses pelatihan dan pengembangan karyawan

Pelatihan perlu dilakukan untuk mengembangkan kinerja karyawan menjadi lebih baik. Tak hanya itu, reputasi dan kualitas perusahaan pun juga akan meningkat. Untuk mencapai kesuksesan dalam sebuah program pelatihan, tentunya diperlukan partisipasi karyawan dalam sebuah perusahaan atau organisasi.

Jika kamu sebagai pemilik perusahaan perlu diingat bahwa kamu juga harus selalu memberikan kesempatan kepada karyawan untuk meningkatkan kualitas pekerjaan yang mereka lakukan. Itulah kenapa sebuah proses pelatihan merupakan alasan yang tepat untuk mengembangkan kualitas karyawan dalam sebuah perusahaan atau organisasi.

Proses pelatihan dan pengembangan karyawan itu sendiri terdiri dari serangkaian tahap yang perlu diikuti secara terstruktur dan sistematis. Berikut adalah proses pelatihan dan pengembangan karyawan.

Analisis kebutuhan pelatihan

Melakukan analisis kebutuhan merupakan tahap pertama yang perlu kamu lakukan sebagai pemilik perusahaan. Analisis ini umumnya disesuaikan dengan tantangan saat ini dan masa depan melalui kinerja aktual karyawan dan kinerja standar.

Analisis organisasi

Di tahap ini yaitu menganalisis tujuan organisasi, sumber daya, dan lingkungan organisasi yang ada di lapangan. Cara melakukan analisis ini biasanya dilakukan dengan survei terhadap kepuasan kerja, persepsi karyawan, dan lain sebagainya.

Merancang program

Langkah ketiga yaitu merancang program yang dimaksudkan sebagai proses pelatihan. Setiap program tentunya mencakup isu-isu tertentu seperti metode yang digunakan, siapa yang akan menjadi peserta, dan lain sebagainya. Berikut metode pelatihan yang dapat kamu pilih untuk program pelatihan.

  1. On the Job Training

Pada metode ini, karyawan dapat melaksanakan pelatihan berupa bekerja secara langsung di perusahaan untuk belajar dan meniru karyawan lainnya. Pada metode ini karyawan berada di bawah bimbingan seorang pengawas.

  1. Self Learning

Self learning merupakan pelatihan yang memberikan modul, video, dan lain sebagainya kepada karyawan, sehingga karyawan dapat belajar secara mandiri.

  1. Task Assignment

Pada metode ini, kamu dapat meminta karyawan untuk mengerjakan penugasan dan dapat dikumpulkan sesuai batas waktu yang sudah ditentukan perusahaan.

  1. Project Assignment

Pada metode ini, karyawan diberikan tugas dimana pengerjaannya dilakukan secara berkelompok.

  1. Coaching

Coaching merupakan metode dengan cara membimbing karyawan tentang bagaimana cara memimpin, mengembangkan kesadaran diri, dan melatih keterampilan.

Aplikasikan program

Setelah program yang kamu rancang selesai dan dapat dipastikan matang. Langkah selanjutnya adalah mengaplikasikan program tersebut. Pada saat proses pelatihan berlangsung nantinya akan banyak hal yang didapatkan baik oleh perusahaan maupun karyawan sesuai dengan tujuan awal.

Evaluasi program

Setelah semua proses pelatihan dan pengembangan selesai, kamu dapat mengadakan evaluasi program yang di hadiri oleh karyawan, pemilik perusahaan, trainer, dan lainnya. Harapannya semua dapat saling memberikan saran dan masukan agar nantinya program pelatihan di kemudian hari dapat diperbaiki.

Demikian pembahasan mengenai proses pelatihan dan pengembangan karyawan. Harapannya dengan adanya pelatihan ini dapat meminimalkan terjadinya permasalahan dalam pelatihan dan pengembangan SDM.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *